KSPM WALISONGO KUNJUNGI SIDOMUNCUL, DALAM PROSES INDUSTRI HERBAL DAN OPERASIONAL PERUSAHAAN
Semarang - Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Walisongo melakukan kunjungan edukatif ke PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk pada Kamis (10/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pada sesi kedua siang, pukul 13.00–15.30 WIB, tersebut menjadi sarana bagi anggota KSPM Walisongo untuk mengenal secara langsung proses operasional perusahaan, khususnya dalam industri jamu, farmasi, dan produk herbal.
Kunjungan diawali dengan kedatangan dan registrasi rombongan pada pukul 13.00 WIB. Setelah menyelesaikan proses administrasi, rombongan KSPM Walisongo disambut oleh Bu Meli, selaku tour guide Sido Muncul. Peserta kemudian mendapatkan pengarahan sebelum memasuki area perusahaan dan mengikuti rangkaian kegiatan kunjungan.
Pada pukul 13.30 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan dan safety briefing. Peserta memperoleh penjelasan mengenai profil singkat PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk sekaligus prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang harus dipatuhi selama berada di lingkungan perusahaan.
Pendampingan rombongan kemudian dilanjutkan oleh Bu Nia, yang turut berperan sebagai tour guide selama kegiatan berlangsung. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai lingkungan perusahaan serta berbagai aktivitas yang dilakukan selama kunjungan.
Memasuki pukul 13.45 WIB, peserta mengikuti factory tour untuk melihat secara langsung proses manufaktur produk Sido Muncul. Dalam kegiatan tersebut, rombongan diperkenalkan pada tahapan pengolahan produk, mulai dari pemilihan bahan baku herbal, proses ekstraksi, hingga proses pengemasan secara otomatis. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai bagaimana proses produksi dalam industri jamu dan farmasi dijalankan secara terstruktur.
“Kunjungan ini kami harapkan dapat memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai bagaimana proses produksi produk herbal dilakukan dari bahan baku hingga menjadi produk yang siap dipasarkan.” Bu Meli, Tour Guide Sido Muncul.
Usai mengikuti factory tour, rombongan melanjutkan kunjungan ke kawasan agrowisata dan konservasi Sido Muncul pada pukul 14.45 WIB. Peserta diajak melihat kawasan konservasi seluas kurang lebih tiga hektare yang menjadi tempat berbagai tanaman obat dan tanaman langka. Selain itu, peserta juga berkesempatan melihat area penangkaran satwa yang terdapat di kawasan tersebut.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi pada pukul 15.15 WIB. Dalam sesi ini, peserta KSPM Walisongo berkesempatan mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang telah diamati selama kunjungan. Bu Meli dan Bu Nia turut mendampingi sesi diskusi tersebut dengan memberikan penjelasan kepada peserta.
“Melalui kunjungan ini, kami tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai proses produksi, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah perusahaan menjalankan kegiatan operasionalnya. Dan tidak lupa rasa terimakasih atas pengalan serta edukasi yang telah diberikan kepada seluruh angggota KSPM yang telah hadir” Sinta, Ketua KSPM Walisongo.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan persiapan rombongan untuk meninggalkan lokasi. Sebagai buah tangan, pihak Sido Muncul memberikan produk PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kepada rombongan KSPM Walisongo.
Kunjungan tersebut memberikan pengalaman pembelajaran di luar ruang kelas bagi anggota KSPM Walisongo. Selain mengenal proses produksi industri jamu dan farmasi, peserta memperoleh gambaran mengenai pengelolaan bahan baku, proses manufaktur, pengemasan, serta lingkungan perusahaan secara langsung.
Bagi KSPM Walisongo, kegiatan kunjungan perusahaan menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia usaha dan industri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman anggota KSPM terhadap aktivitas perusahaan sekaligus menambah perspektif dalam mempelajari dunia pasar modal.
Kegiatan kunjungan pada Kamis (10/9/2026) berlangsung hingga pukul 15.30 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman edukatif yang bermanfaat serta mendorong pelaksanaan kegiatan serupa untuk mempertemukan pembelajaran akademik dengan praktik dunia industri secara langsung.
Oleh: Muhammad 'Ali Bahrul 'Alam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar